Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Selasa, 30 Oktober 2012 | 10:10 WIB
Photo:KOMPAS.com/Indra Akuntono
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sesaat sebelum memimpin upacara
penyerahan jenasah mantan Gubernur DKI Jakarta, Wiyugo Atmodarminto
dari pihak keluarga kepada pemerintah, di halaman Masjid Agung Sunda
Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2012). Upacara penyerahan
digelar secara militer, dan jenasah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
(TMP) Kalibata, Jakarta Timur.
"Saya sepertinya salah kostum. Yang lainnya pakai batik, saya saja
yang pakai jas,"
"Saya sepertinya salah kostum. Yang lainnya pakai batik, saya saja
yang pakai jas," ujar Jokowi yang langsung disambut tawa dari para
undangan.
Jokowi mengatakan, setelan jas hitam dengan paduan kemeja putih yang dia kenakan sebenarnya bukan dipersiapkan untuk menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut. "Sejak pagi kan saya harus menemani Presiden ke Bandara Halim, jadi pulang dari situ enggak sempat ganti," kata mantan Wali Kota Solo itu.
Berdasarkan pantauan, acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Bertempat di Auditorium Gandhi, Gedung BPKP, Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Jokowi beserta Kepala BPKP Mardiasmo menyepakati poin-poin guna penguatan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di pemerintah provinsi. Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 orang itu memang hampir semua undangan mengenakan kemeja batik. Hanya sang Gubernur yang tampak berbeda karena mengenakan setelan jas.
Jokowi mengatakan, setelan jas hitam dengan paduan kemeja putih yang dia kenakan sebenarnya bukan dipersiapkan untuk menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut. "Sejak pagi kan saya harus menemani Presiden ke Bandara Halim, jadi pulang dari situ enggak sempat ganti," kata mantan Wali Kota Solo itu.
Berdasarkan pantauan, acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Bertempat di Auditorium Gandhi, Gedung BPKP, Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Jokowi beserta Kepala BPKP Mardiasmo menyepakati poin-poin guna penguatan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di pemerintah provinsi. Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 orang itu memang hampir semua undangan mengenakan kemeja batik. Hanya sang Gubernur yang tampak berbeda karena mengenakan setelan jas.
Editor :
Hertanto Soebijoto